BABINSA SAPURAN TANAM PADI 

Kegiatan pendampingan ketahanan pangan di wilayah Kodim 0707 Wonosobo terus berlangsung pada musim tanam Tahun 2017/2018. Seperti di wilayah Koramil 08/Sapuran, kegiatan pendampingan dilakukan di lokasi Desa Jolontoro Sapuran, pada hari kamis 1 Februari 2018, Sersan Mayor Suroto didampingi 4 anggota  Koramil 08/Sapuran melaksanakan tanam padi bersama kelompok Tani Lestari Maju.  Adapun luas lahan yang ditanami kali ini berkisar 0,3 hektar dengan jenis Sri Begaluh.
Sersan Mayor Suroto menyampaikan bahwa Babinsa mendapingi kegiatan tanam padi ini dalam rangka melaksanakan tugas tambahan yang diberikan oleh pemerintah untuk mendapingi para petani agar menanam padi sesuai dengan disiplin ilmu pertanian sehingga hasil bisa meningkat.  Disamping itu juga mempunyai manfaat bagi para Babinsa jika nanti purna tugas bisa menjadi petani yang memiliki ilmu pertanian yang benar.
Danramil 08/Sapuran Kapten Inf Iwan Nafarin selalu memberikan arahan kepada anggotanya yang bertugas untuk selalu terjun ke wilayah atau kelapangan agar setiap ada kegiatan atau kejadian apapun bisa diketahui dan tentunya Babinsa bisa berbaur dengan masyarakat sehingga kemanunggalan TNI dengan rakyat benar – benar terjalin dengan baik, bukan hanya sebagai selogan saja.
Dalam kesempatan berbeda, Dandim 0707 Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli, SE mengatakan, diterjunkannya para Babinsa di wilayah binaan dalam kegiatan pendampingan tanam dan pengolahan lahan, merupakan bagian dari Upsus dalam rangka mensukseskan program pemerintah swasembada pangan.
Zaenal selaku ketua Kelompok Tani Maju Lestari merasa sangat senang dengan adanya pendampingan dari para Babinsa sehingga permasalahan dilapangan dapat teratasi karena ada yang dijadikan tempat untuk memecahkan persoalan yang sering terjadi dilapangan seperti kelangkaan pupuk pada saat tanam dan sebagainya.  Manfaat yang lain adalah dengan adanya pendampingan ini para petani lebih giat menanam sehingga lebih cepat menanam padi setelah panen. Dahulu sebelum ada pendampingan dari TNI dalam setahun hanya 2 kali panen, sekarang minimal 5 kali dalam 2 tahun bahkan ada yang 3 kali dalam setahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *