Kodim 0707/Wonosobo Menghadiri haul ke 838 

Peringatan Chaul ke 838 yang menurut panitia bertujuan untuk merajut ukhuwah Islamiyah antar sesama agama Islam dengan memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW.
Acara dikunjungi kurang lebih 1000 orang jamaah, digelar di Halaman Pondok Pesantren API ROUDLOTUTHOLIBIN WATHTHULLAB Jawar Mojotengah Wonosobo, juga hadir Pasiter Kapten Inf Sugeng Hariyono bersama anggota Kodim 0707 dengan para jamaah ahli sunnah waljamaah Desa Jawar Mojotengah serta masyarakat desa sekitarnya, bahkan jamaah dari Kab. Temanggung dan Kab. Banjar Negara turut hadir untuk memperingati serta mendoakan Nabiulloh tersebut, Kamis (18/01) 
Dalam sambutannya Pasiter Kapten Inf Sugeng Hariyono mengucapkan terima kasih dan penghormatan yang setingginya pada Warga Desa dan Panitia Chaul Nabi Desa Jawar Mojotengah, juga kepada Habib Zein, Habib Umar, Habib Ali serta yang hadir yang telah mengundangnya untuk menghadiri acara yang mulia tersebut.
Pasiter juga menuturkan semoga kegiatan seperti ini terpelihara dan terus menerus dilaksanakan guna memperat tali silahturahmi diantara umat muslim khususnya di wilayah Kabupaten Wonosobo itu sendiri, dan kegiatan ini sebagai sarana dalam menambah ilmu serta wawasan pengetahuan kita tentang islam. Pasiter mengajak untuk bersyukur karena dapat berkumpul bersama dalam Memperingati Chaul ke 838 Syaikh Abdul Qodir Al Jailanidan Chaul ke 26, dan diberikan kesehatan, kekuatan dan tergeraknya hati, untuk bersholawat pada malam tersebut. Disamping itu, kata Pasiter, bisa berdo’a dan bermujahadah agar NKRI maju aman dan damai terjalin persatuan dan kesatuan antar umat beragama serta seluruh komponen bangsa”pungkasnya. Sementara, materi Tausiyah yang disampaikan oleh habib Muhammad Luthfi Bin Yahya menyampaikan bahwa perjalanan Nabi Muhahhad SAW patut menjadi tauladan bagi kita umatnya yang mana Baginda Nabi dalam perjalanan hidupnya selalu menjadi panutan/contoh bahkan sampai ajal menjemput Nabi tetap menyebut umatnya. Sebagai umat Islam, lanjut habib Luthfi, wajib iman kepada Nabi Muhammad SAW dengan cara melaksanakan kewajibannya sebagai seorang muslim yaitu sholat 5 waktu serta bekerja guna menafkahi keluarga serta mengisi kemerdekaan ini dengan pembangunan. Maka insyaAlloh, kata Habib Luthfi, kita semua akan terhindar dari dosa dan api neraka, serta dengan iman dan ekonomi keluarga yang sehat kita semua tidak akan mudah dihasut agar runtuh persatuan dan kesatuan kita sebagai umat islam dan NKRI, karena “NKRI HARGA MATI” jangan mau sesama tumpah darah Indonesia kita diadu domba.”tutur Habib Luthfi .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *