Kuliner

Purwaceng Dikenal sebagai ginseng Dieng.  Tamnaman yang dianggap berkhasiat sebagai obat tradisoinal dan dipercaya dapat menambah vitalitas ini biasanya disajikan dengan cara diseduh seperti teh maupun dicampur dengan kopi.  Di Dieng banyak ditemui diwarung-warung penjual kopi purwaceng.  Saat ini juga sudah banyak tersedia di toko  oleh-oleh. Mie Ongklok Makanan spesifik dari wonosobo berupa mie, kobis dan kucai yang direbus setengah matang dengan cara dicelupkan ke dalam air mendidih sambil diaduk-aduk (diongklok). Setelah itu disiram dengan lo’ semacam saus gurih dibumbui ebi (udang kering) dan rempah-rempah serta bumbu kacang.  Mie ongklok sangat nikmat bila disantap saat masih hangat dengan makanan pendamping sate sapi, tempe kemul dan gembek. Tempe kemul Adalah makanan yang terbuat dari tempe yang diseleimuti dengan tepung dibumbui rempah – rempah dan kucai lalu digoreng.   Makanan ini biasa di sajikan untuk lauk makan maupun sebagai teman minum the maupun kopi. Geblek. Untuk masyarakat wonosobo makanan yang satu ini sudah tidak asing lagi.  Yaitu makanan yang terbuat dari Aci singkong (tepung singkong) di masak dengan air, di aduk sambil di kasih bumbu, dibentuk angka 8 lalu digoreng.  Makanan ini nikmat jika masih hangat. Sagon Snak yang satu ini sudah mulai agak jarang ditemukan. Hanya orang – orang tua saja yang masih menyukai makanan ini. Sagon terbuat dari tepung dan kelapa dijadikan adonan lalu dimasukkan dalam cetakan dan dipanggang diatas tungku arang panas kemudian ditaburi gula pasir jika sudah matang.  Sagon bisa dijumpai di Pasar Induk Wonosobo lantai 3. Opak Opak adalah snak yang terbuat dari singkong.   Adapun proses pembuatannya adalah singkong dimasak lalu ditumbuk sampai halus sambil dikasih kucai dibentuk lembaran sesuai keinginan kemudian dijemur sampai kering.   Bila akan dihidangkan opek tersebut digoreng sebagai makanan ringan. Carica Snak yang satu ini saat ini menjadi makanan yang paling populer.  Hampir disemua toko oleh-oleh menyediakanan makanan ini.   Carika adalah buah yang mirip dengan papaya akan tetapi bentuknya kecil dan hanya bisa hidup didaerah dataran tinggi Dieng.  Carika dibuat manisan dengan cara buah yang sudah masak dikupas kulitnya,  lalu dimasak dagingnya sambil dibumbui sari isi buah carika dan tambah gula pasir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *