Puluhan pelajar SLTA yang tergabung dalam pembinaan calon  anggota Polri tingkat Kabupaten Wonosobo yang berasal dari berbagai sekolah baik umum maupun kejuaran   mendapatkan materi pendidikan berbagai macam cabang ilmu.  Salah satunya adalah ilmu bela negara yang disampaikan oleh Komandan Kodim 0707/Wonosobo Letkol Czi Dwi Hariyono bertempat di Omah Duwur. (8/11)

Dalam sambutannya Dandim 0707/Wsb  mengatakan bahwa setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam pembelaan negara, oleh karenanya bela negara bukan semata tugas TNI dan Polri tapi merupakan menjadi tugas dan kewajiban segenap warga negara Indonesia.

Lebih lanjut diuraikan Dandim, doktrin pertahanan negara RI tetap menganut Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata). Hal ini sesuai dengan UUD 1945 dimana dalam pasal 30 ayat 2 disebutkan ; usaha pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh TNI Polri sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung.

Esensi bela negara disini terwujud dalam beberapa hal antara lain, kecintaan tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, keyakinan akan Pancasila sebagai idiologi negara serta kerelaan berkorban untuk negara dan bangsa, ujar Dandim.

Ditegaskan, bahwa dalam pendidikan kewarganegaraan tercakup tentang pemahaman kesadaran bela negara, rasa kebangsaan dan cinta tanah air yang merupakan jabaran nilai-nilai Pancasila dan harus ditransferkan kepada para remaja, dalam hal ini siswa sekolah sebagai calon pemimpin bangsa dan negara masa depan.

Diakhir sambutannya Dandim berpesan kepada seluruh peserta   agar dapat mengikuti kegiatan ini sebaik mungkin, sehingga materi-materi yang diberikan oleh pelatih  sehingga dapat bermanfaat bagi siswa-siswa dimasa sekarang atau nanti.

Saat ini masalah mendasar perlu segera dibenahi negeri ini adalah perlunya Penegakkan Hukum yang tegas; adanya Peraturan Hukum yang tumpang tindih dan belum sejalan dengan UUD 1945; Buruknya koordinasi baik di dalam lembaga sendiri maupun antara lembaga negara; Kualitas penduduk yang masih menjadi persoalan, baik dari aspek kompetensi maupun dari sisi kesehatan; Kuantitas Penduduk yang meliputi masalah pengendalian penduduk, penyebaran yang tidak merata dan pengelolaan administrasi kependudukan yang tak kunjung memadai; Pengelolaan SDA yang belum optimal dan berkelanjutan serta desain pengelolaan anggaran belanja negara yg belum memperhatikan aspek berkelanjutan.

Ditambah lagi saat ini kondisi bangsa Indonesia sedikit memperihatinkan hal ini disebabkan beberapa faktor antara lain : belum optimal pembentukan karakter bangsa. kurangnya keteladanan para pemimpin; lemahnya budaya patuh ; cepat menyerap budaya global yang negatife; kurang mampu menyerap budaya global yg lebih sesuai dengan budaya bangsa; tidak merata kondisi sosial & ekonomi masyarakat .

Permasalahan diatas bagi generasi muda  agar dijadikan pelajaran kita semua. Kerusuhan tersebut membawa kerugian yang cukup besar baik jiwa, raga maupun harta terbuang dengan sia – sia. Kita sudah membangun dengan susah payah dan dalam waktu yang tidak sebentar. Akan tetapi akibat kerusuhan tersebut hancur dalam sekejab.

Kita semua pasti tidak menginginkan hal itu terjadi lagi maka langkah yang Dandim tawarkan adalah kita semua harus bisa menjaga bangsa ini melalui persatuan, kesatuan, kepentingan bangsa diatas kepentingan pribadi / golongan. Dengan di landasi semangat Pancasila serta  bhineka tunggal ika. Waspadai gerakan kapitalis, liberalisme dan globalisasi.  Kalau itu semua bisa terlaksana maka akan terwujud sebuah keselarasan yaitu terciptanya suasana adem + tibtur, (ketentraman lahir/batin). keserasian adalah terpadunya unsur yang terlibat dalam kehidupan bersama. Serta keseimbangan, keadaan dimana unsur – unsur tersebut diperlakukan sewajarnya.

Alangkah indahnya jika keragaman ras, agama, suku, dan golongan dapat dijadikan modal bersama untuk membangun Indonesia. semua elemen bangsa ditempatkan sebagai kekayaan sosial yang berharga, berlaku adil, serta punya kesempatan berkembang dan berperan sama dalam membangun Negara. mimpi indah merajut kebangsaan.

Pendim0707/wsb.

Tumbuhkan Lagi Seman

Setelah 9 hari TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke-100 ...

PEDULI KEBERSIHAN LI

Anggota Koramil kalikajar bersama masyarakat melaksanakan kegiatan bersih-bersih jalan lintas ...

Nasi Megono Andalan

Saat melepas lelah membangun akses jalan desa Pagerejo menuju desa ...

PANTANG MENYERAH DEM

“Rasa lelah tak terasa lagi begitu berbaur warga masyarakat yang ...

TMMD Reguler Melibat

Ada yang berbeda pada hari ini (Jumat, 22/09/2017) saat kegiatan ...

TMMD Bidik Pembangun

“Senin, 11 September 2017 saat menjadi Inspektur Upacara dalam rangka ...