Mujahadah Dalam Rangka Penanggulangan Longsor


Dalam rangka penanganan bencana tanah longsor Desa Tlogojati mengadakan acara mujahadah yang kemudian dilanjutkan  sosialisasi penanggulangan bencana longsor. Acara tersebut dilaksanakan di rumah Kades Tlogojati yang dihadiri  kurang lebih 70 orang. (21/10)

Danramil 01/Wonosobo Kapten Inf Heru Utomo sebagai Dansatgas Bencang dalam sambutannya mengatakan “Saya ditunjuk sebagai penanggung jawab penanggulangan bencana Tlogojati. Maka dari itu kami akan melakukan proses evakuasi dan pencarian korban secara optimal. Rencana tanggap darurat akan dilakukan selama 7 hari,” ucapnya.Ia mengatakan, selama masa tanggap darurat tersebut, tim SAR gabungan akan fokus melakukan pencarian dan penyelamatan korban. Kemudian, mereka juga akan berkonsentrasi untuk memberikan penanganan pada korban yang terluka dan para pengungsi. Dalam proses penanganan ini para relawan sudah dikerahkan mulai dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Badan SAR Nasional, serta para relawan.“Kejadian ini tersiar tingkat Nasional karena menelan korban jiwa.  Saya berharap kejadian ini adalah kejadian terakhir. Dihimbau kepada masyarakat, agar selalu waspada karena masih sering terjadi curah hujan yang cukup tinggi, sehingga bisa mengakibatkan bencana susulan,” tegasnya.

Kalak BPBD menyampaikan bencana tanah longsor bisa disebabkan karena hujan lebat, adanya kolam dekat tebing, pembuangan air tidak di arahkan, dan buang sampah sembarangan. Untuk  menghindari agar kejadian agar tidak terulang kita sama sama memikirkan fakta yang ada di sepanjang tebing.Dalam penanggulangan bencana ini memerlukan banyak biaya, tenaga dan pikiran. Maka dari itu kita perlu melakukan tindakan secara optimal.Upaya yang harus dilakukan Forkopicam bersama masyarakat untuk pencegahan bencana tanah longsor salah satunya bisa dengan mengatur bambu kiri kanan jalan. Untuk  sampah agar dapat dikumpulkan dan di pisah pisahkan agar dapat dimanfaatkan. Selokan harus bersih dan teratur.  Selain itu usaha buat jamban juga perlu dilakukan agar tidak ada yang buang air sembarangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *