Terjadi Tanah Longsor Di Mojotengah.

Akibat hujan yang terus mengguyur daerah Wonosobo dan sekitarnya, keadaan ini sangat rentan sekali terjadinya bencana alam terutama tanah longsor. Seperti yang terjadi kemarin sore sekitar pukul 16.00Wib, yang mengakibatkan senderan di dusun, Serang Rt 01/Rw 03 Ds.Derongisor Kec.Mojotengaath Wonosobo . Terjadi sandaran Tower Mitra Tel longsor menutup jalan yg menghubungkan antara ds Derongiqsor dg ds Deroduwur Senin(21/5)

 Danramil 03/Mjt Kordinasi  dengan Instansi terkait dan langsung kelapangan/ lokasi longsor Dsn Serang bersama 1 anggota  Babinsa dan 2 orang anggota Polsek Mjt guna membantu masyarakat  untuk membersihkan longsoran tanah yang menutup jalan sepanjang krng lbh 15 meter ketinggin sandaran krng lbh 6 meter

Senderan dengan panjang 15 meter dan tinggi 6meter tidak mampu menahan beban beratnya kandungan air, karena drainase yang kurang lancar. Air jadi menggenang disatu titik, rekahan tanah menjadi jalan utama air yang menggenang. Meng

akibatkan senderan menjadi longsor, beruntung tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Namun bangunan yang ada di lokasi tersebut juga harus selalu dalam pengawasan. Karena intensitas hujan masih tinggi dikhawatirkan rekahan tanah menjalar ke permukiman warga

Kapten Inf Panut  selaku Danramil 03/Mjt  menghimbau kepada warga agar tetap waspada terhadap perkembangan situasi. Karena tidak menutup kemungkinan terjadi longsor susulan. Semua orang tidak menghendaki terjadi bencana, Penghijauan yang semula sebagai sarana peresapan air, pohonnya sudah ditebang sembarangan tanpa diselingi penanaman kembali. Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan juga sangat mempercepat tingkat kegemburan tanah, sehingga tanah mudah sekali tergerus air yang berakibat longsor.

Sesuai Koordinasi dengan Kades Derongisor Bpk Sudik dan anggota Pilsek Ipda Sarjono  kegiatan dilanjutkan bsk pagi Selasa tgl 22 Me

i 2018 untuk membersihkan sisa tanah yang ada. Anggota Koramil 03/Mjt bersama Polsek, Linmas, Banser, staf kecamatan dan warga bersama membersihkan matrial bekas longsoran. Anggota Koramil 03/Mjt tidak sendiri, bersama komponen yang ada secara suka rela membantu warganya , agar jalan yang tertimbun tanah bisa dilewati oleh warga dalam beraktifitas. Penanganan pasca bencana merupakan tugas TNI yaitu OMSP( operasi militer selain perang). Untuk itu TNI berkewajiban berperan aktif dalam hal penanganan bencana. Kita bersama terjun langsung ke lokasi longsor, membersihkan matrial dan menyelamatkan sesuatu yang mungkin masih dapat dimanfaatkan warganya. Tujuan dari kegiatan karya bhakti ini tentu saja untuk meringankan bebanmasyarakat.

Selain itu secara tidak langsung juga menumbuhkan rasa kegotong royongan, rasa kekeluargaan dan saling membantu sesama. Gotong royong yang merupakan warisan leluhur, kian hari terasa semakin memudar diera digital. Maka salah satu tugas TNI mendorong untuk menggiatkan gotong royong  Kondisi jalan yg tertutup llongsoran tanah sdh bisa dilewat baik SPM maupun kendaraan roda empat, Tegas serda Hananto. Pendim0707

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *