MELALUI TARHIM JALIN SILTURAHMI DEMI NKRI

Melalui bulan suci ramadhan  1439 h mari kita ciptakan sinergitas antara Pemda TNI, polri dan segenap elemen masyarakat guna terwujudnya situasi wilayah kab wonosobo yang aman damai dan kondusif. Itu merupakan tema yang diusung oleh Kodim 0707/Wonosobo dalam pelaksanaan Tarwih dan silaturahmi (tarhim) bersama Pemda, Polres, instansi di kabupaten Wonosobo bertempat di masjid As Suhada Kodim. (28/5)

Melalui  tema tersebut Letkol Czi Fauzan Fadli, SE mengingatkan bahwa kita dalam menikmati kemerdekaan ini merupakan warisan dari para leluhur.  Oleh sebab itu kita wajib untuk bisa mewariskan kepada anak cucu kita. Agar bisa mewarisk

an kepada anak cucu kita kita harus saling sinergi bersama – sama membangun negeri ini dengan menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

Tidak lupa mengucapkan selamat datang kepada para hadirin di Kodim ini, semoga dengan kehadiran ini memupuk persatuan dan kesatuan serta menjaga stabilitas khususnya diwilayah Wonosobo.  Dengan kehadiran maka menunjukan sebuah keharmonisan diantara Pemda, TNI, Polres, Ulama serta masyarakat bersatu dalam menjalankan iba

dah, semoga kebersamaan ini juga berimbas pada kehidupan sehari hari.

Pesan yang selanjutnya adalah Sebagian ulama membagi bulan ramadhan menjadi tiga bagian,yaitu: pertama, sepuluh hari pertama ramadhan yang sudah kita lewati, dinamakan terbukanya pintu rahmat Allah SWT kepada hamba-hamba-nya yang menunaikan puasa

Sepuluh hari kedua atau pertengahan, yang sedang kita jalani, dinamakan magfirah yaitu: di ampuninya-nya segala dosa-dosa oleh Allah SWT, dan sepuluh hari terakhir bulan ramadhan dinamakan pembebasan dari api neraka.

Selaras dengan itu, memasuki sepuluh hari ke dua di bulan ramadhan ini  sepatutnya harus mampu kita memaknai puasa di bulan suci ini, bukanlah semata-mata menahan lapar dan haus semata, melainkan kita ambil hikmah yang mendalam, yakni sebagai momentum strategis bagi kita untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih positif, memperbaharui diri menjadi pribadi yang lebih berkualitas, serta lebih menikmati dan mensyukuri anugerah yang telah diberikan allah swt.

Untuk itu mari di bula

n yang penuh maghfirah pada sepuluh hari kedua ini, kita bersama-sama memohon ampunan atas dosa-dosa yang telah kita lakukan, memohon ampunkan kedua orang tua kita, para pendahulu kita, saudara-saudar

a kita serta nantinya dapat merefleksikan kemagfirahan bulan ramadhan dalam kehidupan sehari-hari nantinya.

Sekaligus, mampu memaknai bulan puasa bukan hanya menahan dari segala sesuatu yang merugikan diri sendiri atau orang lain, melainkan merefleksikan diri untuk turut hidup berdampingan dengan orang lain, alam dan mahluk lain secara harmonis, memusnahkan kecemburuan sosial serta melibatkan diri dengan sikap tepa selira dengan menjalin hidup dalam kebersamaan, serta melatih diri untuk selalu peka terhadap lingkungan, baik terkait kemanan-nya, maupun ketertiban-nya.

Pendim 0707/wsb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *