Dandim kunjungi Rakor SAR

Komandan Kodim 0707 Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli hadiri Rakor SAR Daerah Wonosobo yang diselenggarakan oleh Badan SAR Nasional (Basarnas) pada hari senin 07 Mei 2018 berte3mpat di Aula Hotel Kresna untuk menyamakan pola pikir dan pola tindak dalam penanganan saat terjadi baik sebelum ataupun setelah terjadi musibah atau bencana di wilayah itu.
Acara Rundownd Rakor SAR Daerah Kantor pencarian dan pertolongan semarang ( Basarnas)" Melalui rakor SAR Daerah kita tingkatkan kerja sama dan sinergitas seluruh pemangku kepentingan SAR untuk penanganan kecelakaan bencana dan kondisi membahayakan manusia" dihadiri oleh sekitar 100 orang diantaranya Bupati Wonosobo Eko Purnomo SE,MM(Bupati Wsb, Letkol Fauzan Fadli ( Dandim 0707/Wsb), Danlanal Semarang, Afif Nur hidayat S.Ag( Ketua DPRD Wsb, Kepala pengadilan Negeri Wsb, Kepala kejaksaan Negeri Wsb, Kadishub Prov Jateng, Kepala BPBD Wsb, Kadisos Wsb, Ka Bapeda Wsb, Ka Dishub Wsb, Ka DPKAD Wsb, Ka BLK Wsb, Kabakops Polres Wsb, Danramil Kertek, Kapolsek Kertek.
Kodim 0707 Wonosobo Letkol Czi Fauzan Fadli dalam sambutannya menyampaikan bahwa dalam penanganan musibah penerbangan dan pelayaran serta musibah lainnya dibutuhkan keterpaduan pelaksana SAR (Search and Rescue). Kegiatan tersebut memberikan sambutan yang intinya Kab Wonosobo sangat berterima kasih atas pelaksanaan kegiatan ini, karena anggaran Propensi dilaksanakan di wilayah Kab. Wonosobo Olehnya itu untuk Kep. SAR di Kab Wonosobo, sangat berpartisipasi dlm setiap kegiatan di kab Wonosobo selama ini. dan untuk kedepan perlu ditingkatkan masalah koordinasi sehingga dalam kegiatan bisa berjalan sesuai harapan kita.
Sambutan Dirjen kesiap siagaan & Latihan Bersama ( Didi Hansar ) Basarnas bertugas menanggulangi. Menolong. Dan melaksanakan cegah dini terhadap bencana alam dan kecelakaan. Baik yg disebabkan oleh faktor alam dan you man eror. Memberikan pelatanan kepada masyarakat sevara profesional. Kekuatan / Keberhasilan kerja dari badan Sar tidak lepas dari kerja sama yg baik anatara aparat keamanan . aparat pemerintahan serta warga masyarakat,semoga dengan adanya raker ini kita bisa saling bersinergi dalam menanggulangi bencana demi menyelamatkan masyarakat.Mengucapkan banyak terimakasih dan Apresiasi yg setinggi tingginya kepada unsur pemerintahan kab wonosobo . aparat keamanan setempat yg telah hadir sehingga kita dapat bersinergi dan mampu melaksanakan tugas masing2 secara profesional.imbuh Dirjen
Bupati kabupaten Wonosobo Eko Purnomo SE,MM menyampaikan, bahwa Kabupaten Wonosobo merupakan sebuah kawasan pegunungan yang termasuk dalam jenis pegunungan muda dengan Iembah yang curam di beberapa wilayah seperti Kecamatan anjar, Watumalang, Kalibawang, sebagian di Kecamatan Leksono. dan Sukoharjo tingkat kecuraman lebih dari 40 derajat, serta terletak di bebatuan prakwaker, sehingga berpotensi bagi terjadinya bencana geologi, yang melibatkan dan diakibatkan oleh proses-proscs geologi baik bersifat endogenik maupun eksogenik, seperti tingginya curah hujan per-tahun, berkisar antara 1.713 sampai dengan 4.255 mili meter per-tahun. sehingga mengakibatkan seluruh wilayah kecamatan diKabupaten Wonosobo rawan terjadinya bencana banjir‘ bencana tanah longsor dan amblesan.
Sehubungan dengan itu, meskipun bencana tersebut tidak kita harapkan. namun kita harus terus dan tetap siap siaga serta selalu waspada apabila sewaktu-waktu bencana terjadi. Oleh karena itu, saya memberikan apresiasi positif dengan dilaksanakannya “Rapat Koordinasi SAR Daerah” ini, yang dapat dijadikan sebagai momentum untuk meningkatkan koordinasi, kerjasama dan sinergitas seluruh pemangku penanggulangan bencana baik pemerintah, TN], POLRI, SAR bersama seluruh elemen masyarakat.
Tentunya melalui, pengkajian secara cepat dan tepat terhadap lokasi, kerusakan, kerugian, sumber daya, penentuan status keadaan darurat bencang serta penyelamatan dan pemulihan sarana prasarana Vital yang ada, lnsya Allah dengan penanganan bencana yang tepat dapat menimimalkan jumlah korban balk jiwa maupun material.Selaras dengan itu, maka saya berharap “Rapat Koordinasi SAR Daerah” ini, mampu memacu optimisme seluruh pemangku penanggulangan bencana di Kabupaten Wonosobo untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana.
Dalam masa tenang kita harus melaksanakan penyegaran latihan penanggulan bencana ,Perinsip-perinsip penanggulan dalam bencana alam ,Kesatuan komando,Cepat dan tepat,Prinsip dan kordinasi, Pemverdayaan,Non diskriminatif ,fleksibel,Akmodatif ,Prioritas, Transparansi, Akuntabilitas, Penanganan bencana alam banjir dengan penangan bencana kebakaran masing masing punya cara untuk menanggulangi semua perlengkapan yang dibutuhkan harus siap,Latihan Prabencana harus dilatihkan tujuan adalah memperkirakan kejadian yg sebenarnya dan bagaimana menguji meinfetarisir serta kemampuan kita dalam menghadapi penanggulangan bencana.
bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari langkah antisipatif dalam memberikan rasa aman terhadap jiwa manusia dan harta benda dari hambatan, tantangan dan ancaman, bila sewaktu-waktu terjadi musibah atau bencana. Selain itu Rakor SARDA ini juga dalam upaya mencari solusi untuk mengatasi permasalahan inefisiensi dan inefektivitas penyelenggara SAR dari berbagai Instansi dan organisasi majemuk, ruang lingkup yang berbeda, sekaligus memadukannya agar bersinergi dan menjadi kekuatan luar biasa dalam pelayanan SAR. Untuk itu SAR dituntut untuk mampu menanggulangi bencana atau musibah yang mencuat guna memperkecil risiko atau mengurangi penderitaan korban.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *