Program TMMD dongkrak harga jual tanah

Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2018 di Kabupaten Wonosobo  dengan sasaran pembangunan rolak jalan sepanjang 775 meter dan lebar 3 meter di Desa Karanganyar, Sukoharjo, Wonosobo, sukses dibuka Rabu(4/4) yang sekarang sudah masuk pada hari ke enam, Selasa (10/4).

Kehadiran babin

sa Kodim 0707/Wonosobo dalam kegiatan TMMD Sengkuyung I Tahun 2018 ini menjadi salah satu pendorong dan penyemangat bagi warga untuk lebih giat dalam membangun desanya. Pembangunan yang sudah berjalan selama 6 hari ini akan rampung hingga 3 Mei 2018 mendatang.

Pada kesempatan yang sama Kades Karanganyar Budi raharjo mengatakan, semua warga mengucapkan terimakasih atas dedikasi TNI khususnya Kodim 0707/Wonosobo. “Selama melaksanakan TMMD di Desa kami TNI  begitu bersemangat, sehingga dalam waktu 6 hari sudah kelihatan hasilnya, kamipun akan merawat dan menjaga hasil jerih payah TNI bersama warga, agar hasil pengerjaan ini bisa lebih bermanfaat untuk kepentingan perekonomian warga”, terang Kades.

Pelaksanaan program pengabdian TNI itu juga melibatkan warga sipil untuk mendongkrak sikap gotong-royong. Selain puluhan prajurit TNI, sebanyak 25 warga setempat juga terlibat aktif dalam pelaksanaan TMMD Sengkuyung I.

Plt.Danramil Sukoharjo, Kapten Arm Listiyono mengungkapkan, ada kesepakatan keterlibatan warga sipil secara bergilir merata di setiap RT. Sehingga pekerjaan rolak jalan sampai enam hari ini sudah mencapai 25 meter dengan ketinggian rolak 20 centimeter. Sedang tenaga yang tidak memasang batu mengangkut matrial batu dari lapangan dilangsir ke lokasi tanjakan yg kedua.

Sementara personel dan warga yang tidak memasang batu dan melangsir matrial, dilarikan ke Pengbongkaran RTLH  milik Rahmanto rt 02/01 dukuh Karanganyar dan Kiwo rt 05/01 karanganyar. “TMMD memang mengutamakan gotong-royong sebagai bentuk kemanunggalan TNI-Rakyat. TNI ingin membudayakan kembali sikap gotong royong agar tidak punah termakan jaman. Anggaran TMMD kan tidak besar, tetapi bisa menyelesaikan pekerjaan dengan

 volume yang tidak sedikit,” terang Listiyono.

Menurut Listiyono, saat ini fokus pengerjaan masih berupa penyelesaian jalan makadam. “Setelah dikeraskan, masih ada tahapan pengurukan menggunakan material tras. Setelah itu di makadam lagi. Kami fokus menuntaskan makadam sehingga kendaraan berat bisa melintas masuk ke lokasi utuk menyuplai material,” kata dia. Selain program fisik, TMMD Sengkuyung I Karanganyar juga merencanakan program non-fisik. Program ini rencananya baru dijalankan pada pekan ketiga hingga penutupan TMMD, 3 Mei mendatang. Dengan selesainya program TNI Manunggal Sengkuyung ini, diharapkan akan mendongkrak nilai jual tanah yang ada di lokasi pembangunan jalan,terang dia.

Pendim 0707/Wsb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *