Jadilah Istri Pendorong Suami dengan 5 S dan TMT

Tugas seorang istri itu sangatlah mulia, apalagi menjadi seorang istri prajurit harus siap dan  bisa menghadapi situasi yang setiap saat ditinggal tugas oleh suami untuk mengabdi kepada ibu pertiwi.  Demikian penyampaian Ketua Persit Cabang XXVII Ny. Ade Fauzan Fadli dalam pertemuan rutin dan memperingati HUT Persit ke 72 bertempat di halaman Makodim. (11/4)

Menjadi seorang istri harus selalu bisa berfikir positif tingking. Karena suami kita diluar sana menjadi artis ditengah – tengah masyarakat. Banyak yang menganggumi dan menghormatinya.  Untuk itu kita sebagai istri prajurit bisa berbangga diri.  Ha

l itu jangan sampai malah membuat kita menjadi curiga kepada suami karena mereka dekat dengan masyarakat umum.

Dengan selalu

berfikir positif tingking maka akan berimbas pada diri kita.  Kita akan menjadi cantik luar dalam.  Kita hidup menjadi nyaman sehingga energi kita bisa digunakan untuk yang lain. Dan tentunya hidup ini menjadi lebih s

ehat dan bahagia.

Agar bisa selalu bisa berfikir positif tingking maka kita sebagai seorang istri harus selalu dekat dengan suami.  Kita harus bisa memperhatikan keadaan suami kita. Kita juga harus mengerti bahwa saat ini suami tugas kedepan semakin banyak, tantangan semakin besar maka k

ita harus bisa memberikan semangat dalam melaksanakan tugas.

Dalam rumah tangga kita budayakan 5 S (senyum, salam, sapa, sopan, santun) dan TMT (tolong, maaf, terima kasih) ke dua metode itu diterapkan dalam rumah tangga kita.  Kita sebagai orang tua tidak boleh menang sendiri. Kita harus bisa mengakui kesalahan kepada anak kita.  Kita juga tidak usah malu mengucapkan terima kasih kepada anak kita.  Hal – hal kecil itu ternyata akan membawa efek positif kepada keluarga. Insya Allah keluarga kita akan menjadi keluarga yang sakinah mawahdah warohmah. Demikian ungkapan penutup Ketua Persit Cabang XXVII pada acara pertemuan rutin dan HUT Persit.

 Ny. Sutardi anggota Persit mendengarkan pengarahan dari Ketua Persit merasa sangat senang sekali.  Dari pertemuan rutin ini ternyata banyak manfaat yang dirasakannya. Seperti dapat ilmu baru dalam membina rumah tangga yaitu dengan menerapkan 5 S dan TMT.  Mendapat informasi untuk pendidikan anak – anaknya. Terjalin hubungan silaturahmi yang semakin erat didalam keluarga besar Persit Cabang XXVII. Dan masih banyak lagi informasi yang bisa dibawa pulang untuk diterapkan dalam rumah tangga. Dan bisa dijadikan bahan pada perkumpulan PKK di desanya.

Pendim0707

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *