BABINSA SIAP BUDIDAYA LELE

Mempunyai usaha sampingan merupakan dambaan setiap orang.  Asalkan dalam mencari usaha sampingan itu tidak merugikan orang lain, tidak mengganggu tugas pokok dan yang paling penting adalah tidak mengandung unsur resiko terlalu tinggi.  Demikian harapan Komandan Kodim Letkol Fauzan Fadli, SE dalam memberikan arahan kepada anggota dalam upaya meningkatkan kesejahteran prajurit. Dalam rangka peningkatan kesejahteraan itu Kodim 0707/Wonosobo mengundang dari Dinas Pertanian dan Perikanan Wonosobo untuk memberikan pengetahunan cara budi daya lele dengan cara Bioflok bertempat di Aula Makodim.  (5/3)

Letkol Czi Fauzan Fadli, SE mengambahkan agar para Babinsa dan anggota Kodim dalam mengikuti pelatihan budidaya  lele ini dengan sungguh sungguh.  Karena dengan menguasai ilmu ini disamping bisa bermanfaat untuk dirinya sendiri, juga bisa sebagai bahan bagi para Babinsa dilapangan untuk memberikan arahan dan menularkan kepada warga binaanya.

Bagi anggota yang mau pensiun, ini bisa menjadi salah satu alternatif usaha mengisi kekosongan setelah purna tugas nanti.  Kita tidak usah bingung mau apa setelah pensiun.  Dengan budidaya lele bisa mengisi kegiatan kita dan juga bisa menambah penghasilan untuk keperluan keluarga.  Budi daya lele ini tidak memerlukan lahan yang luas, modal yang terlalu besar.  Kita bisa memanfaatkan pekarangan disekitar kita.  Sehingga kita tidak perlu jauh dari keluarga.

Acep Aly Mubarok selaku nara sumber dari Dinas Pertanian dan Perikanan Wonosobo menyampaikan keunggulan budi daya lele dengan cara bioflok ini yang pertama Lebih Hemat Air. Berbeda dengan sistem konvensional, yang harus mengganti air untuk menghindari keracunan. Dalam sistem bioflok justru bisa mengubah bakteri di dalam air menjadi nutrisi yang baik untuk ikan lele. Sehingga sangat kecil kemungkinan untuk mengganti air.

Yang kedua Lebih Hemat Pakan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas. Sitem bioflok akan mengubah bakteri-bakteri menjadi gumpalan yang bisa difungsikan sebagai bahan pakan ikan lele.

Yang ketiga Padat Tebar Tinggi. Sebagai perbandingan, jika di dalam kolam biasa satu meter kubik hanya bisa diisi 60 ekor lele, maka di dalam kolam bioflok bisa diisi 600 ekor lele.

Bisa Dibudidayakan di Lahan Sempit. Pada sistem bioflok, tempat atau lahan bukan menjadi masalah. Cocok sekali untuk kamu yang ingin belajar budidaya lele namun tidak mempunyai lahan luas.

Dan yang paling penting adalah dengan budi daya lele lewat bioflok ini jelas higeinis.  Saat ini khususnya di Wonosobo budi daya lele dengan memanfaatkan kotoran dari ayam maupun yang lainnya. Sehingga dengan adanya tehnologi ini diharapkan masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *