PEMAKAIAN NARKOBA MENINGKAT DIKALANGAN REMAJA

Dalam rangka menghatisipasi peningkatan pemakaian narkoba menjelang tahun baru kodim 0707/Wonosobo melaksanakan test urien kepada anggota baik militer maupun ASN dengan melibatkan tim dari Sub Detasemen Polisi Militer IV/2 -1 Magelang, BNNK Temanggung, Polres dan Kespangpol Wonosobo bertempat di Makodim. Sebelum tes urien dilaksanakan didahului dengan acara penyuluhan tentang perkembangan pemakaian narkoba saat ini di Indonesia. (11/12)
 
Dalam acara sambutanya Komandan Kodim Letkol Czi Dwi Hariyono mengingatkan bahwa kegiatan Penanganan Pembrantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) adalah salah satu upaya pencegahan pemakaian obat – obat terlarang khususnya dikalangan militer. Ini sangat perlu dilakukan mengingat sebagai aparat hukum harus bersih dahulu sebelum mengadakan penegakan kepada masyarakat.
 
TNI adalah benteng terahir bangsa yang harus mempunyai kualitas dan fisik yang prima dalam menjaga NKRI dan salah satunya untuk mendukungnya adalah terhindar dari narkoba. Apabila anggota TNI menggunakan narkoba maka sudah barang tentu fisiknya akan lemah, jika sudah lemah maka tidak akan bisa menjalankan tugas yang diembannya. Kita sebagai aparat yang berada diwilayah harus jeli dengan permasalahan yang saat ini mulai marak diwilayahnya. Khususnya para Babinsa harus menguasai daerah binaanya jangan sampai wilayanya sudah beredar narkoba, apa lagi saat ini didukung dengan kemajuan tehnologi semua akan menjadi mudah dalam transaksinya. Untuk itu kita Semua yang hadir di sini bisa menjadi agen bangsa untuk menyelamatkan generasi penerus bangsa salah satunya adalah terhindar dari narkoba. Yakinkan wilayah binaan kita terhindar dari narkoba. Mari kita perangi narkoba karena narkoba adalah musuh kita bersama.
 
BNNK Temanggung Sony Hendrawan dalam penyuluhannya menyampaikan bahwa berdasarkan hasil penelitian BNN saat ini pengguna narkoba meningkat 300 % di tingkat anak – anak. Mulai dibagian PCC gratis, narkoba dalam bentuk perment, pengoplosan obat – obatan tertentu dan lain sebagainya.
 
Untuk itu BNNK Temanggung mengajak kepada anggota Kodim untuk ikut membantu pembrantasan narkoba dimulai dari lingkungan rumah tangga kita sendiri. Jangan sampai kita memberikan penyuluhan malah anggota keluarga kita menggunakannya. Apa lagi kita memberikan penyuluhan kepada warga tentang bahaya narkoba malah kita juga ikut memakainya. Hal ini harus dihindari. Salah satu yang dilakukan dengan cara tingkatkan komunikasi dengan anak secara kualitas agar anak-anak kita terhindar dari narkoba.
 
Lebih lanjut Sony titip kepada Komandan Kodim untuk gerakan reboisasi salah satunya mengganti tanaman kecubung dengan tanaman lain yang lebih produktif karena saya nilai tanaman kecubung kurang baik untuk tanaman hias. Saat ini tanaman kecubung sudah disalah gunakan. Sudah banyak korban yang harus dilarikan ke rumah sakit akibat menggunakan tanaman kecubung.
Peltu Edy S dari Sub Denpom Magelang mengingatkan bahwa saat ini prajurit sangat rentan dijadikan sasaran/obyek peredaran Narkoba. Dengan alasan, sangat potensial untuk dijadikan sebagai tameng oleh para bandar Narkoba ataupun sebagai backing tanpa disadari oleh prajurit itu sendiri. Karena penggalangan yang dilakukan oleh para bandar Narkoba, biasanya menggunakan cara cara yang sangat halus.
 
Yang harus kita pedomani bahwa pelanggaran terhadap penggunaan Narkoba hukumannya sangatlah berat yaitu pemberhentian dari anggota dengan tidak hormat. Jika itu terjadi maka yang rugi tidak hanya kita akan tetapi anak istri dan keluarga besar yang menanggung akibatnya. Oleh sebab itu jangan sekali – kali mencoba. Apabila ada anggota yang saat ini menggunakan maka sebaiknya berhenti. Peltu Edy mengingatkan kepada anggota Kodim bahwa kita bertemu disini saja, jangan sampai ketemu saya dikantor dengan permasalahan narkoba.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *