PANEN RAYA PADI SRIBEGALUH

Dandim letkol Inf Agus bersama PPL dan petani panen raya
Dandim letkol Inf Agus bersama PPL dan petani panen raya

DSC_0157 DSC_0167Panen raya yang dilaksanakan di Desa Mangunan Kecamatan Kalikajar dengan luas 10 hektar,dengan hasil ubin 5,4. Panen raya tersebut dihadiri oleh Dandim 0707 Wonosob, Kepala lab Pertanian Retno Diah Rahmawati Dinas pertanian Wonosobo, Camat Kalikajar Agus  Fajar Wibowo, Kelompok Tani Raharjo Desa`Mangunan beserta Kelompok tani disekitarnya. (10/9).

Jenis padi Sri begaluh yang ditanam merupakan padi hasil karya Ismanto Ketua kelompok tani Raharjo.  Sri Begaluh merupakan hasil dari perkawinan silang antara jenis padi Barito dan Cihera.  Penggunaan nama sri berasal dari metode penanaman SRI dan Begaluh merupakan nama sungai yang mengalir di daerah Mangunan Kalikajar.  Keunggulan dari sri begaluh adalah lebih tahan terhadap hama khususnya serangan burung emprit, hasil lebih banyak karena anakan lebih banyak dan rumbai lebih panjang bila dibandingkan dengan jenis yang lain.

Dalam sambutanya Dandim 0707 WonosoboLetkol Inf Agus M Latif, S.IP menyampaikan rasa terimakasih atas kerjasama antara kelompok tani Babinsa dan BPL pertanian, sehingga pada saat pelaksanaan panen  raya ini bisa dilaksanakan dengan sukses hasilnya.

“Perlu kerjasama semua pihak dalam program swasembada pangan. Hasil bisa melimpah sehingga kesejahteraan dapat meningkat”tandasnya. Dandim mengatakan upaya Kodim saat ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan petani menggandeng bulog agar bisa membeli padi dari petani dengan harga standart. Sehingga para petani tidak dipermainkan oleh tengkulak.

Sementara itu, Ketua Lab Kedu dalam komentarnya mengatakan, bahwa perlu penanganan permasalahan hama secara terpadu,  pengobatan dari awal muncul gejala penyakit harus sudah ditanggulangi. Para petani dihimbau untuk tidak  menggunakan pestisida kecuali dalam  keadaan darurat. Penggunaan pupuk organik jauh lebih bagus.

Salah satu pupuk yang sering dipergunakan yakni, Pupuk organik Agensi hayati, sebagai contoh  bunga kenikir yang berbau tak sedap justru menjadi salah satu solusi untuk menjauhkan hama bahkan bisa mengusir.

Selain itu, Paini atau dalam bahasa latin Colin Dema adalah obat organik yang ampuh menjauhkan hama penyakit. Penggunaan pestisida tidak baik untuk kesehatan manusia.  Sementara itu para petugas PPL untuk semangat mendampingi para petani agar lebih semangat agar mendukng program swasembada pangan.

Camat Kalikajar juga menyampaikan selamat kepada para petani yang saat ini panen raya, semoga dengan panen tersebut dapat memenuhi kebutuhan yang wajib yakni kebutuhan sehari hari dan yang sunah kebutuhan yang tidak terlalu mendesak.

Ia menyampaikan, untuk para petani perlu dibuatkan lembaga keuangan sebagai pendamping dalam melaksanakan program swasembada pangna, sehingga tidak terjerat tengkulak.

“Kegiatan lembaga keuangan dibuat BUMDES dengan unitnya jasa simpan pinjam pertanian sehingga para petani tidak terperangkap dalam sistem ijon.”ungkapnya.

Dwi ari dari Dinas pertanian mengatakan petani sebagai ujung tombak dalam rangka menciptakan ketahanan panganpara petani diharapkan mewaspadai permasalhan alam, menurut BMKG kemarau diperkirakan sampai bulan november, sehingga bagi para petani yang mau menanam mempertimbangkan langkah-langkah antisipasinya.

Ketua kelompok tani Raharjo, Ismanto juga menambahkan kendalanya dalah saat ini petani kurang dalam menyerap ilmu tekhnologi pertanian karena keterbatasan SDM. Saat ini setelah ada program dari penyuluh diadakan pengamatan mingguan secara rutin, tanaman dari pemilihan bibit pengolahan sampai panen dicatat, untuk menanggulangi penyakit atau hal yang lainnya.

“kami berharap  kalau bisa pemerintah subsidi langsung, pemerintah membeli dengan harga tinggi dan dijual dengan harga rendah kepada petani. Petani jangan dijadikan obyek tapi subjek, sehingga hal tersebut terkabul maka generasi muda mau menjadi petani”harapnya.

 

Ahmad ridho, s.kom

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *